Kabardewata.com

Entrepreneur

Tips Resign Secara Elegan

Kategori Entrepreneur, August 31, 2018, Dilihat sebanyak 2634 kali, Post oleh Admin Kabardewata


ika ingin meninggalkan pekerjaan baik yang Anda sukai maupun yang Anda benci sekalipun, penting untuk meninggalkan hubungan baik dengan atasan dan rekan kerja Anda. Anda sangat bergantung pada rekomendasi profesional Anda selama proses perekrutan. Kontributor CNBC Suzy Welch menekankan bahwa Anda tidak boleh berhenti dari pekerjaan dengan cara yang dapat menghalangi atau menghantui karier Anda selama bertahun-tahun ke depan. "Bagian dari sopan santun untuk pergi dengan anggun," katanya dilansir CNBC, Jumat (31/8/2018). 

Untuk memastikan bahwa Anda mengundurkan diri dari perusahaan tanpa memutus hubungan apa pun, Suzy menyarankan untuk mengambil tiga langkah ini: Beritahu Atasan dengan Jelas Mungkin tidak mudah memberi tahu atasan Anda tentang pengunduran ini, tapi Suzy mengatakan jangan pernah keluar dari perusahaan tanpa ada peringatan atau pemberitahun terlebih dahulu. Malam sebelum Anda berencana untuk membahas pengunduran diri, Anda harus mengirim pemberitahuan kepada atasan dengan subjek "Masa depan saya." Isi pesan tersebut, dia menyarankan untuk memberi tahu tentang pertemuan yang perlu dilakukan dengan mengatakan sesuatu seperti, "Saya harap kita bisa duduk besok untuk membahas mengenai masa depan saya dengan perusahaan." Dengan cara ini, atasan Anda memiliki setidaknya 12 jam untuk memproses keinginan Anda meninggalkan perusahaan. 

Ketika tiba waktunya pertemuan berlangsung, Suzy memperingatkan bahwa Anda harus menghindari berbicara terlalu jujur tentang kesan negatif mengenai perusahaan yang mungkin membuat Anda ingin mencari pekerjaan di tempat lain. "Semua orang yang bekerja dengan Anda dapat menjadi referensi," katanya. "Tetaplah positif. Ketika menceritakan kepada bos Anda mengapa Anda pergi, sebisa mungkin singkat dan jelas." Buat Masa Transisi yang Mudah Untuk menghindari karena keluarnya Anda meninggalkan kekosongan di dalam perusahaan, Suzy mengatakan Anda harus mau untuk mengakomodasi jika ada kekacauan atau gangguan yang mungkin terjadi setelah Anda pergi. Dia menyarankan untuk menulis "tata cara" untuk pengganti Anda nanti, sehingga mereka memiliki panduan yang akan mempercepat penyesuaian mereka dengan peran tersebut. Atau, dia menambahkan Anda dapat menawarkan untuk membimbing lewat telfon pengganti Anda selama tiga bulan untuk membantu menjawab pertanyaan atau kekhawatiran pengganti Anda. 


"Menyiasati kemungkinan kekacauan dari perginya Anda dari perusahaan bisa memberi keuntungan di masa depan," katanya. "Bisnis layaknya sebuah pulau, dan itu lebih kecil dari yang kamu kira. Kamu melihat hampir semua orang." Jangan Lupa Berterima Kasih Dengan menunjukkan penghargaan Anda kepada atasan dan rekan kerja Anda, dapat menjalin hubungan lebih baik. Ucapkan, "Terima kasih atas kesempatan untuk bekerja di sini. Ini merupakan pengalaman yang luar biasa baik secara pribadi maupun profesional." Saat berhenti dari pekerjaan, mungkin menjadi salah satu hal tersulit yang harus Anda lakukan. Suzy mengungkapkan, menggunakan strategi ini akan membantu membuat pengalaman profesional menjadi lebih baik. "Untuk perusahaan Anda, untuk Anda dan untuk masa depan Anda," pungkasnya.


Sumber: ekonomi.kompas.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image