Kabardewata.com

Entrepreneur

Negosiasi Gaji Pertama Kali? Ini Caranya

Kategori Entrepreneur, January 18, 2016, Dilihat sebanyak 145 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Sebagian besar orang yang baru lulus kuliah atau sekolah seringkali bingung dan gugup saat menghadapi wawancara pekerjaan. Hal tersulit dalam proses wawancara pekerjaan, biasanya saat diminta untuk memberikan penawaran gaji karena bisa saja bagian tersebut jadi penentu keputusan diterima atau tidaknya Anda oleh perusahaan tersebut.

Namun, bagaimana cara menghadapi tahapan tersebut dengan mulus dan mendapatkan gaji yang sesuai dengan Anda? Seperti dilansir dari Busineess Insider pada Kamis (7/1), kami merangkum beberapa tips menghadapi negosiasi dan mendapatkan gaji yang layak tanpa harus mempertaruhkan keputusan perusahaan untuk menerima Anda bekerja.

1. Tetap diam, tenang, dan mendengarkan sampai proses wawancara selesai

Semakin banyak pewawancara berbicara, makin banyak juga yang Anda pelajari. Pasti alangkah mudahnya bagi Anda untuk memutuskan jika pihak perusahaan yang memulai penawaran gaji. 

Namun, hal tersebut tidak selalu bisa dikontrol karena biasanya mereka yang meminta Anda duluan untuk mengajukan penawaran gaji. Menurut Dan Martineau, pendiri Perusahaan Teknologi Rekrutmen Martineau mengatakan bahwa diam, tenang, dan mendengarkan sampai proses wawancara selesai dapat membantu Anda memutuskan penawaran gaji yang sesuai.

2. Tahu batasan dan jangan banyak minta

 

Sebelum Anda melakukan proses wawancara pekerjaan untuk tahap tawar-menawar gaji, cari tahu informasi perihal standar upah lewat berbagai website dan juga orang yang pernah atau sedang bekerja di perusahaan itu. Menurut Eddie R. Koller III, perekrut eksekutif Koller Search Partner mengatakan bahwa hal tersebut dimaksudkan agar Anda tahu akan batasan penawaran dan disarankan untuk tidak terlalu banyak tuntutan. Perusahaan juga memiliki batasan yang akan mereka keluarkan untuk merekrut Anda.

3. Beri tawaran gaji dengan rentang angka bukan target

 

Saat Anda sedang melakukan tawar menawar gaji, jangan memberikan target angka pada perusahaan tersebut. Dengan menggunakan rentang angka akan lebih memudahkan Anda dan perusahaan melakukan tawar menawar. Seperti Rp. 4 hingga 5 juta rupiah per bulan.

4. Gunakan jumlah angka yang ganjil ketimbang umum

 

Beberapa perusahaan rekrutmen pegawai di Amerika cenderung memilih pegawai dengan penawaran gaji menggunakan angka ganji dibandingkan yang umum. Contohnya, perusahaan akan lebih memilih pegawai dengan gaji US$ 71.500 dibandingkan US$ 70.000.

Menurut studi Malia Mason yang dipublikasikan di The Journal of Exprerimental Social Psychology, pemilihan angka yang khusus saat melakukan penawaran gaji dinilai berpotensi lebih setia pada perusahaan.

5. Berani melakukan penawaran, tetapi jangan lebih dari sekali

 

Ketika Anda berhadapan dengan prose tawar menawar gaji dengan perusahaan, jangan takut untuk melawan penawaran tersebut jika memang tidak sesuai. Namun, jangan lakukan hal tersebut lebih dari satu kali dan berubah-ubah karena Anda akan dinilai tidak konsisten dan "jual mahal". Usahakan proses negosiasi tersebut saling menguntungkan kedua belah pihak, tidak hanya Anda saja.


Sumber: liputan6

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image