Seribu Pengusaha Wanita UMKM di Bali Bahas Digitalisasi Pemasaran

Kategori Ekonomi, August 15, 2017, Dilihat sebanyak 47 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Pemanfaatan kemajuan Informasi dan Teknologi (IT) menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pemasaran. Tanpa terkecuali bagi pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Setidaknya hal itu yang dibahas dalam The 5th WomenWill Conference yang berlangsung sehari, di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Senin (14/8/2017).

 
Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami kepada wartawan mengemukakan, 80% pegiat usaha termasuk UKM dan UMKM berhasil dengan pola pemasaran online. Ia mengaku, khusus pelaku UKM dan UMKM perempuan di Indonesia tidak lebih dari 50% yang menggunakan pola digital dalam proses dagang maupun pengenalan produk.

 
“Jadi menurut IFC itu tadi 53% usaha mikro itu dimiliki oleh perempuan, sementara kalau dilihat dari sisi yang medium size itu 34%. Jadi terjadi penurunan disitu. Kemudian dari sisi penggunaan teknologi itu wanita 47% belum menggunakan teknologi secara optimal untuk bisnisnya,” paparnya kepada wartawan 

 

Pada kesempatan yang sama Head of Public Policy and Government Relations, Google Indonesia, Shinta Nugroho mengatakan, pihaknya akan terus menyosialisasikan pola pemasaran online yang baik dan benar kepada pegiat UKM serta UMKM Tanah Air. Tak hanya itu, kerjasama dengan pemerintah pun segera direalisasikan, guna mengatrol perkembangan industri mikro di Indonesia, utamanya dari kalangan perempuan.

 “Kita ada kerjasama dengan pemerintah, dan salah satu yang kita lakukan dengan pemerintah adalah untuk next levelnya ya, kita akan kerja sama training for trainers dengan dinas-dinas, kemudian juga UMKM, UMKM yang belum bisa datang kesini, waiting listnya cukup panjang, itu mereka juga bisa menerima training di banjar-banjar mereka atau daerah mereka,” ungkapnya.


Shinta Nugroho menambahkan, The 5th WomenWill Conference akan pihaknya manfaatkan untuk memberikan pemahaman tentang fungsi dan efektivitas pemasaran melalui pola online. Menurutnya sebagian dari seribu peserta dalam kegiatan tersebut belum memanfaatkan fasilitas internet untuk hal yang sifatnya produktif


Sumber:

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST ekonomi LAINNYA