Pelaksanaan IMF-Bank Dunia di Bali, Pelindo III Fokus Pembenahan Benoa

Kategori Ekonomi, January 02, 2018, Dilihat sebanyak 224 kali, Post oleh Admin Kabardewata


PT. Pelindo III (Persero) konsern pada upaya pembenahan Pelabuhan Benoa. Beberapa yang menjadi fokus perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu adalah pendalaman alur, dan perluasan terminal penumpang kapal pesiar.

General Manager PT. Pelindo III (Persero) Cabang Benoa, I Wayan Eka Saputra kepada wartawan di Sanur,  menyampaikan, pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 800 miliar untuk proses pengerukan, beautifikasi Rp. 145 miliar, dan terminal penumpang senilai Rp. 45 miliar. Seluruh investasi itu disebut untuk menunjang pertumbuhan kunjungan kapal pesiar. Tidak sebatas itu, proyek di Pelabuhan Benoa juga disiapkan untuk pelaksanaan IMF-World Bank Annual Meeting, Oktober 2018.

"Terkait juga penyiapan untuk World Bank-IMF itu juga kita siapkan itu. Ada tiga pekerjaan yang memang kita siapkan, yaitu beautifikasi, sama terminal penumpang, dan keruk," katanya.

Selain sarana prasarana, PT. Pelindo III (Persero) juga menyiapkan seluruh hal guna menyukseskan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia. Menurutnya event yang bakal dihadiri 19.000 delegasi itu memiliki posisi strategis dalam mengatrol daya tawar Indonesia di mata dunia.

"Sekarang existing kan sudah ada ini, sudah kita siapkan SDMnya untuk pelayaran itu sudah kita siapkan, tinggal nanti kita hitung kebutuhannya. Kalau memang masih dibutuhkan, pasti kita tambah lagi. Karena kan harus menyesuaikan kan. Peningkatan fasilitas juga harus peningkatan SDM. Bukan hanya personelnya, tetapi kemampuannya juga harus kita tingkatkan, kemampuan intelektualnya juga kita tingkatkan," ujarnya.

Berbicara pertumbuhan wisatawan kapal pesiar, Eka Saputra mengakui terjadi peningkatan dari rencana kedatangan cruise ke Bali tahun 2018. Sedangkan untuk tahun 2017 terjadi koreksi kunjungan dari 70 menjadi 67 unit kapal pesiar. Kondisi itu dipicu oleh peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung.

"Ada 72 call ship tahun 2018. Kecenderungan peningkatannya hampir 10 sampai 15 persen. Kalau lihat data dari 2012 kemarin ya. Yang hanya 40, 45, sekarang sudah sampai ke 70. Ada juga yang reguler kan nantinya. Satu kali itu bisa 20 kali berkunjung," imbuh General Manager PT. Pelindo III (Persero) Cabang Benoa, I Wayan Eka Saputra.


Sumber:

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST ekonomi LAINNYA