Gyproc Indonesia Bidik Market Pulau Bali

Kategori Ekonomi, October 28, 2017, Dilihat sebanyak 29 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Perkembangan industri properti di Pulau Bali dinilai masih cukup baik oleh para pelaku usaha di bidang ini beserta turunannya seperti bahan bangunan. Hal tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan trafik wisatawan ke Pulau ini yang masih tinggi sehingga menjadi sinyal positif bagi para pelaku usaha di bidang properti maupun bahan bangunan. 
 
Melihat masih maraknya industri properti di wilayah ini membuat PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI), sebagai produsen papan gypsum dengan merek Gyproc optimistis dengan memperluas distribusinya di Pulau Dewata. “Sebelumnya, papan gypsum Gyproc telah lama digunakan oleh masyarakat di benua Eropa dan Amerika untuk mengatasi percepatan pertumbuhan akan perumahan. Dengan 100 tahun pengalaman di industri gypsum. Gyproc terus berinovasi dalam mengembangkan produk-produknya guna menjawab kebutuhan masyarakat ke depannya. Kini Gyproc hadir guna memenuhi permintaan market Indonesia, khususnya wilayah Bali dan sekitarnya untuk bahan bangunan yang berkualitas serta ramah lingkungan,” buka Hantarman Budiono – Managing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia, pada saat membuka acara Diskusi Media Bersama Gyproc Indonesia, di Harris Hotel Sunset Road, Denpasar – Bali (27/10).
 
Hantarman juga menjelaskan bahwa untuk wilayah Eropa pemakaian gypsum telah mencapai 4 meter persegi per kapita. Sedangkan di Amerika 7 meter persegi per kapita. Sementara Indonesia hanya 0,43 meter persegi per kapita. “Meskipun total konsumsi gypsum di Indonesia relatif  rendah, namun Gyproc optimistis dengan potensi yang ada, pasar Indonesia dapat ditaklukkan. Karena selain kondisi kebutuhan perumahan kami juga melihat potensi market ‘renovasi’ yang masih terbuka lebar,“ kata Hantarman mengenai prospek market Gyproc di Indonesia.
 
Dalam kesempatan yang sama, Made Gede Suryanatha,  Sekretaris I Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali Periode 2014 – 2017 menyambut positif hadirnya Gyproc di Bali. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran gyproc di Bali dengan teknology GypWall system dari PT SGCPI yang serbaguna & efisien, terlebih lagi produk ini merupakan bahanbangunan yg ramah lingkungan, minim konsumsi SDA danmemanfaatkan sumber daya terbarukan, serta 100% dapatdidaur ulang,” ujar Made yang juga merupakan Sekretaris Green Building Council Indonesia (GBCI) Bali. Made menambahkan, “kami senantiasa mendorong bahan-bahan material bangunan lainnya, untuk berinovasi dalam menciptakan produk-produk yang berdayaguna dan menjaga keseimbangan lingkungan hidup yang lebih baik, namun juga cost efisien, sehingga dapat dimanfaatkan secara luas dan merata oleh masyarakat umum 
dan masyarakat jasa konstruksi,"imbuhnya. 
 
 Dan juga untuk menciptakan dan menyebarluaskan green lifestyle yang dalam hal ini berwujud fisik dinding yang modern dan berkelas dan nyaman dikantong. Baru-baru ini Gyproc meluncurkan inovasi produk yang sangat revolusioner yaitu Habito. Sebuah sistem dinding kering Gyproc yang menawarkan kenyamanan serta efisiensi proses pembangunan dengan beberapa kelebihan seperti: lima kali lebih kuat daripada dinding gypsum standar, lebih tahan terhadap guncangan yang terus menerus, memiliki insulasi suara yang lebih baik, mudah dipasang, serta mampu menahan beban hingga 30 kg per titik pemasangan! Habito adalah salah satu produk yang dirancang khusus untuk memungkinkan penggunamendesain ruang dengan cepat dan fungsional. Selain kenyamanan yang ditawarkan, Habito juga mempermudah proses desain ruangan karena tidak memerlukan lagi alat khusus untuk menggantung barang.
 
"Gypsum yang biasanya digunakan untuk plafon, kali ini dapat digunakan sebagai dinding secara  optimal dengan menawarkan banyak keuntungan dan kenyamanan bagi penggunanya. Habito 
menawarkan kemudahan baik dalam konstruksi, kecepatan pemasangan, hasil akhir yang rapi, 
kekuatan yang sama dengan tembok bata tetapi dengan keunggulan drywall dan utamanya yakni fleksibilitas dalam memasang benda ke dinding serta akustik yang baik,” papar Kriswido Prasetya, Technical Support & Specification Manager PT SGCPI.
 
Habito hanya salah satu dari produk istimewa Gyproc. Selain Habito, ada pula Glasroc H dan XRoc. Glasroc H adalah inovasi Gyproc untuk dinding waterproof, sehingga cocok digunakan pada ruangan yang lembap tanpa memerluka lapisan waterproofing. Selain itu Glasroc H juga didesain  untuk menjadi tile backing yang kuat bagi keramik. 

Sumber:

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST ekonomi LAINNYA