Gubernur Bali Himbau Manfaatkan Aset Provinsi Untuk Tingkatkan Pendapatan Bali

Kategori Ekonomi, April 24, 2014, Dilihat sebanyak 31 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Gubernur Bali Made Mangku Pastika menghimbau SKPD untuk memanfaatkan aset-aset provinsi yang ada untuk meningkatkan pendapatan Provinsi Bali. Demikian disampaikan Pastika di sela-sela wawancaranya saat memimpin Rapat Evaluasi Triwulan Pertama Tahun Anggaran 2014 di Denpasar.

 Aset-aset yang dimaksud salah satunya adalah waduk yang saat ini sedang digarap oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) yakni waduk Titab di Buleleng yang direncanakan akan rampung bulan Desember 2014 mendatang, waduk Gerokgak, waduk Palasari di Jembrana . “Mumpung masih ada waktu, coba mulai dipikirkan lebih dini agar waduk yang sudah jadi bisa dimanfaatkan dan tidak menjadi beban pemeliharaan karena lebihnya bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat baik yang disekitar waduk maupun seluruh masyarakat Bali,” ujar Pastika.

Lanjut Pastika juga mengingatkan kembali staf ahli untuk mempercepat realisasi dari tim Kelompok Kerja untuk Percepatan Pembangunan Bali Mandara (K2P2BM) yang nantinya akan bertugas untuk mengawasi dan mengevaluasi program-program pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan rakyat Bali Mandara Jilid II. Tim yang nantinya akan diketuai oleh pejabat eselon III di lingkungan Provinsi Bali ini akan bertugas setiap hari sabtu dan minggu agar tidak mengganggu waktu efektif. “ Luangkan waktu, sumbangkan tenaga, pikiran untuk membantu orang miskin” pungkas Pastika.

Rapat evaluasi yang rutin diadakan untuk memberikan kesempatan kepada SKPD untuk memaparkan masalah, kendala ataupun ketercapaian Provinsi Bali dalam Triwulan I.  Dari rapat ini diharapkan  SKPD selalu memiliki pikiran goverment enterprenership yakni bagaimana meningkatkan pendapatan pemerintah dan mengurangi pengeluaran sehingga bisa menjadi modal untuk mensejahterahkan rakyat bukan untuk kepentingan pribadi, namun untuk kepentingan bersama. Sehingga target kenaikan APBD yang saat ini sebesar 4,3 triliun naik menjadi 10 triliun pada tahun 2018 bisa tercapai.


Sumber:

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST ekonomi LAINNYA