Kabardewata.com

Berita Utama

BI Luncurkan Gerakan Nasional Non Tunai di Unud

Kategori Berita Utama, September 05, 2014, Dilihat sebanyak 114 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III (Bali Nusra) meresmikan Universitas Udayana (Unud) di Sudirman, Denpasar sebagai kawasan less cash societybagian dari gerakan nasional nontunai (GNNT)
Peluncurkan uang elektronik sebagai bagian menggalakkan gerakan nasional non-tunai di Bali yang dimulai dari Universitas Udayana. Peluncuran uang elektronik itu dilakukan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III Bali-Nusa Tenggara Benny Siswanto dan Rektor Universitas Udayan, Prof Dr I Ketut Suastika, bekerja sama dengan empat bank milik pemerintah dan swasta untuk melaksanakan program tersebut yakni BNI, Mandiri, BRI, dan BCA.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III (Bali Nusra) Benny Siswanto mengatakan mahasiswa termasuk kalangan yang mudah menyerap dan mensosialisasikan kepada pihak lain.
"Sehingga harapannya mengilhami kalangan lain, target kami berangsur-angsur setelah Unud, akan bertambah ke berbagai banyak," jelasnya

Menurut  Benny Siswanto, tujuan pendirian pusat informasi ini adalah sebagai “one-stop information and experience center” terkait berbagai hal mengenai  instrumen non tunai uang elektronik (UNIK) dari Bank Mandiri (e-money), BNI (tap cash), BRI (Brizzi), dan BCA (Flazz) langsung dari bank-bank. 

Rektor Unud I Ketut Swastika mengatakan pemilihan kampusnya sangat tepat. Pasalnya, jumlah mahasiswa Unud mencapai 25.000 dan dosen serta pegawai hingga 2.000. "Jadi kalau berhasil di sini tidak perlu promosi lagi di tempat lain," jelasnya

Pelaksanaan uang elektornik itu akan dilaksanakan secara bertahap dan baru beberapa gerai toko dan 'merchant' lain yang bekerja sama dengan empat bank itu menerima transaksi non-tunai itu. Pihak bank diminta untuk memperluas jaringan penerimaan dengan transaksi non-tunai itu.

Uang elektronik tersebut berupa kartu pembayaran dengan bentuk sama dengan kartu debit namun dengan sistem isi ulang untuk saldo layaknya pembelian pulsa. Pembelian saldo tersebut bisa dibeli di masing-masing anjungan tunai mandiri (ATM) di empat bank tersebut dan di masing-masing mesin debit elektronik (EDC) di beberapa toko niaga yang telah ditunjuk pihak bank


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image